Dia mengungkapkan, masalah partisipasi Putin dalam pertemuan puncak G20 akan dibahas saat Presiden Jokowi mengunjungi Rusia pada 30 Juni mendatang.
“Kami berterima kasih atas undangannya dan menyampaikan bahwa kami akan tertarik untuk berpartisipasi. Masih banyak waktu yang tersisa. Kita lihat saja nanti,” kata Ushakov.
Beberapa negara Barat yang tergabung dalam G20, seperti Kanada, Amerika Serikat (AS), dan Inggris, sempat menyampaikan keberatannya jika Indonesia mengundang Putin ke pertemuan puncak kelompok tersebut pada November mendatang.
Hal itu masih terkait dengan keputusan Putin menyerang Ukraina. Namun Indonesia memutuskan tetap mengajak pemimpin Rusia tersebut untuk menghadiri pertemuan puncak G20 yang diagendakan digelar di Bali pada 15-16 November.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia
Iran Ultimatum AS: Kampus di Timur Tengah Bakal Diserang Jika Tak Patuhi Tenggat 30 Maret 2026
Trump vs NATO & Iran: Pulau Kharg Jadi Jebakan Maut yang Bisa Picu Perang Global?