"Kami melakukan segalanya agar situasi di negara itu menjadi normal. “Kami berusaha membangun hubungan dengan kekuatan politik yang mengendalikan situasi" kata Putin di Dushanbe.
Pernyataan Putin muncul dalam pertemuan dengan Presiden Tajikistan, Emomali Rahmon. Kunjungan ini menjadi perjalanan pertama pemimpin Rusia ke luar negeri sejak awal konflik Ukraina.
Negara tuan rumah pangkalan militer Rusia ini memiliki perbatasan panjang dan keropos dengan Afghanistan. Wilayah ini selalu waspada bahwa radikalisme Islam bisa merembes ke negara itu.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad