Laporan New York Times itu menyusul kabar pemecatan kepala intelijen Korps Pengawal Revolusi Iran baru-baru ini.
Selain itu, tersiar pula kabar penangkapan rahasia seorang komandan senior yang dituduh menjadi mata-mata Israel.
Sementara itu, para pejabat Israel mengatakan kepada New York Times bahwa ini adalah taktik yang disengaja untuk mengungkap kegagalan IRGC.
Tindakan itu telah menghasilkan konflik antara lembaga politik dan pertahanan di Iran.
Keputusan Iran untuk menggantikan kepala intelijen IRGC Hossein Taeb dipandang sebagai contoh utama dari kampanye jangka panjang oleh Israel. Taeb sendiri telah memegang posisi itu selama lebih dari 12 tahun.
New York Times melaporkan bahwa Taeb "tampaknya tidak tersentuh" sebelum sejumlah pembunuhan tingkat tinggi baru-baru ini yang dituduhkan pada Israel.
Sumber: genpi.co
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!