Banyak pemerintah dan organisasi internasional telah mengupayakan penyelidikan transparan atas pembunuhan Abu Akleh. Pelapor Khusus PBB untuk Palestina Francesca Albanese menyebut pembunuhan itu sebuah potensi kejahatan perang.
China sendiri menyatakan dukungannya untuk penyelidikan yang transparan dan independen atas pembunuhan jurnalis senior Palestina Shireen Abu Akleh. Korban diduga kuat ditembak mati oleh pasukan Israel saat melaporkan serangan Israel di kota Jenin di Tepi Barat yang diduduki pada Rabu (11/5/2022).
"China secara konsisten menolak dan mengutuk keras kekerasan terhadap jurnalis yang melakukan pekerjaan mereka. Kami harap tragedi ini ditangani secara adil sesuai hukum," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Zhao Lijian.
Sumber: republika.co.id
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad