Ada pertempuran sengit di tepi wilayah Luhansk, gubernurnya Serhiy Gaidai mengatakan kepada televisi Ukraina, mengatakan tentara reguler Rusia dan pasukan cadangan telah dikirim ke sana dalam upaya nyata untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskiy.
"Mereka mengalami kerugian yang cukup besar," kata Gaidai, dilansir Reuters.
"Beberapa batalyon telah dipindahkan ke sana untuk menambah jumlah yang mereka butuhkan.... Mereka tidak membawa semua yang terluka. Rumah sakit penuh sesak seperti kamar mayat," imbuhnya.
"Masih banyak penembakan di wilayah Luhansk dan Donetsk. Mereka menembaki semua yang ada di jalan mereka."
Reuters tidak dapat memverifikasi komentarnya secara independen.
Donetsk dan Luhansk terdiri dari Donbas, bagian timur industri Ukraina yang telah menyaksikan pertempuran terbesar di Eropa selama beberapa generasi. Rusia mengatakan ingin merebut kendali seluruh Donbas dari Ukraina atas nama separatis yang didukung Moskow di dua republik rakyat yang memproklamirkan diri.
Artikel Terkait
40 Korban Tewas! Serangan Israel Hantam Sekolah Perempuan di Iran, Ini Faktanya
Ledakan Dahsyat Guncang Timur Tengah: Iran Serang Pangkalan AS di Bahrain, Qatar, hingga Kuwait!
Ledakan Dahsyat Guncang Teheran! AS & Israel Serang Iran 2026, Sasaran Dekat Khamenei
Ledakan Misterius Guncang Teheran: Siapa Dalang Serangan Rudal di Jantung Iran?