Ada pertempuran sengit di tepi wilayah Luhansk, gubernurnya Serhiy Gaidai mengatakan kepada televisi Ukraina, mengatakan tentara reguler Rusia dan pasukan cadangan telah dikirim ke sana dalam upaya nyata untuk menyeberangi Sungai Donets Siverskiy.
"Mereka mengalami kerugian yang cukup besar," kata Gaidai, dilansir Reuters.
"Beberapa batalyon telah dipindahkan ke sana untuk menambah jumlah yang mereka butuhkan.... Mereka tidak membawa semua yang terluka. Rumah sakit penuh sesak seperti kamar mayat," imbuhnya.
"Masih banyak penembakan di wilayah Luhansk dan Donetsk. Mereka menembaki semua yang ada di jalan mereka."
Reuters tidak dapat memverifikasi komentarnya secara independen.
Donetsk dan Luhansk terdiri dari Donbas, bagian timur industri Ukraina yang telah menyaksikan pertempuran terbesar di Eropa selama beberapa generasi. Rusia mengatakan ingin merebut kendali seluruh Donbas dari Ukraina atas nama separatis yang didukung Moskow di dua republik rakyat yang memproklamirkan diri.
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?