Pada 2003, saat Bush menjadi presiden, Amerika Serikat bersama sekutunya di NATO menginvasi Irak dengan dalil hendak menghentikan rezim Saddam Hussein yang berkuasa menggunakan senjata pemusnah massal.
Namun, meski berhasil menggulingkan Saddam, AS harus menanggung malu setelah terbukti bahwa Irak ternyata tak pernah memiliki senjata pemusnah massal seperti yang dituduhkan.
Sampai saat ini, Irak belum benar-benar pulih dari konflik berkepanjangan yang menewaskan ratusan ribu warga sipil dan membuat banyak orang mengungsi.
Pernyataan Bush itu dengan cepat menjadi viral di media sosial, meraup lebih dari tiga juta view di Twitter saja, setelah potongan video pidatonya diunggah oleh wartawan Dallas News.
Bush juga membandingkan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan pemimpin Inggris di masa perang, Winston Churchill, seraya mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin karena melancarkan invasi di Ukraina pada Februari.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?