Pada 2003, saat Bush menjadi presiden, Amerika Serikat bersama sekutunya di NATO menginvasi Irak dengan dalil hendak menghentikan rezim Saddam Hussein yang berkuasa menggunakan senjata pemusnah massal.
Namun, meski berhasil menggulingkan Saddam, AS harus menanggung malu setelah terbukti bahwa Irak ternyata tak pernah memiliki senjata pemusnah massal seperti yang dituduhkan.
Sampai saat ini, Irak belum benar-benar pulih dari konflik berkepanjangan yang menewaskan ratusan ribu warga sipil dan membuat banyak orang mengungsi.
Pernyataan Bush itu dengan cepat menjadi viral di media sosial, meraup lebih dari tiga juta view di Twitter saja, setelah potongan video pidatonya diunggah oleh wartawan Dallas News.
Bush juga membandingkan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy dengan pemimpin Inggris di masa perang, Winston Churchill, seraya mengutuk Presiden Rusia Vladimir Putin karena melancarkan invasi di Ukraina pada Februari.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!