Video tak bertanggal itu dibagikan oleh saluran Telegram yang kerap menyiarkan informasi seputar aktivitas Wagner, Gray Zone, pada Kamis pagi (24/8).
Prigozhin terlihat tertawa dalam video tersebut sambil duduk di dalam tenda darurat dengan penerangan redup. Ia berbicara dengan beberapa orang. Belum diketahui waktu dan lokasi video tersebut.
“'Kita semua akan masuk neraka, tapi kita akan jadi yang terbaik di neraka," kata Yevgeny.
Saluran Telegram Gray Zone juga menerbitkan komentar tentang kematian rekan dekat dan salah satu pendiri pemimpin Wagner, Dmitry Utkin. Utkin, salah satu pendiri kelompok Wagner, juga disebut-sebut termasuk di antara korban kecelakaan pesawat tersebut.
Hampir dua bulan setelah kudeta militer yang dilakukan oleh Prigozhin di dekat Moskow, pihak berwenang Rusia pada Rabu malam melaporkan bahwa ia dan Utkin termasuk di antara 10 orang di dalam pesawat yang jatuh di wilayah Tver di utara Moskow. Tidak ada yang selamat dalam kejadian tersebut.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda