"Jika informasi tentang kematian Prigozhin dikonfirmasi, kami akan mengorganisir 'Pawai Keadilan' kedua di Moskow! Dia lebih baik masih hidup, ini demi kepentingan Anda sendiri," sambung mereka.
Adapun ancaman ini muncul sehari setelah channel Telegram Wagner Grey menuding Kementerian Pertahanan Rusia telah menembak jatuh jet pribadi yang ditumpangi Prigozhin.
"Jet pribadi itu ditembak jatuh di langit di atas wilayah Tver oleh pasukan pertahanan udara Kementerian Pertahanan Rusia," tulis Wagner Grey, seperti dikutip dari Al Arabiya.
Hingga berita ini dirilis, Kremlin belum memberikan tanggapan resmi atas serangkaian ancaman-ancaman yang berpotensi memecah belah Rusia dari dalam tersebut.
Badan Federal Transportasi Udara Rusia, pada gilirannya, mengaku telah membuka penyelidikan atas penyebab kecelakaan jet pribadi Embraer-135 yang dikonfirmasi bahwa ada nama Prigozhin sebagai penumpangnya.
"Investigasi terhadap kecelakaan pesawat Embraer yang terjadi di Wilayah Tver malam ini telah dimulai. Menurut daftar penumpang, nama depan dan belakang Yevgeny Prigozhin termasuk dalam daftar ini," jelas mereka, seperti dikutip dari TASS.
Sumber: kumparan
Artikel Terkait
Selat Hormuz Meledak! AS Tembak & Sita Kapal Iran, Ancaman Perang Makin Nyata?
Iran Akui Kapalnya Disita AS: Ancaman Serangan Balasan yang Bisa Picu Perang Baru?
Kapal Iran Hancur Ditembak AS di Teluk Oman: Blokade Memicu Perang Baru?
Iran Tembak Kapal Dagang di Selat Hormuz: Blokade Total Ancam 20% Pasokan Minyak Dunia?