Nama kereta cepat Whoosh merupakan kependekan dari “Hemat Waktu, Operasi Optimal, Sistem Handal”. Kereta cepat tersebut juga dapat mencapai kecepatan hingga 350km/jam (217mph) dengan jarak perjalanan 142 km.
“Nama ini terinspirasi dari suara kereta berkecepatan tinggi yang melaju kencang,” kata Presiden Joko Widodo kepada wartawan saat peluncuran, dikutip dari BBC Internasional, Senin, 2 Oktober 2023.
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Para pejabat Indonesia mengatakan kereta api berkecepatan tinggi diharapkan dapat meningkatkan produktivitas perekonomian. Mereka juga memuji fakta bahwa kereta api tersebut menggunakan tenaga listrik, yang akan membantu mengurangi jejak karbon di negara tersebut.
Bandung, ibu kota provinsi Jawa Barat, sering disebut sebagai jawaban Indonesia terhadap Silicon Valley. Kecepatan kereta peluru ini nantinya akan menarik bagi pelancong bisnis dan wisatawan, menurut Dedi Dinarto, analis utama Indonesia di perusahaan penasihat strategis Global Counsel.
“Hal ini menimbulkan ketidakpastian mengenai apakah investasi infrastruktur yang besar ini, yang didanai oleh Tiongkok dan anggaran nasional, akan terbukti menguntungkan bagi pemerintah,” ujarnya.
Meskipun harga tiket kereta api tersebut belum final, KCIC memperkirakan bahwa tiket sekali jalan bisa berkisaran antara Rp 250 ribu hingga Rp 350 ribu.
Beberapa kritikus mengatakan besarnya biaya proyek ini mungkin membebani keuangan publik Indonesia, yang sudah terbebani oleh pandemi COVID-19. Jokowi juga setuju untuk menggunakan dana negara untuk membantu proyek mengatasi penundaan proyek kereta cepat.
Sumber: viva
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!