"Tidak semua masyarakat Gaza yang di Utara mengevakuasi diri, dan juga masih banyak masyarakat Gaza saat itu termasuk kami relawan MER-C masih stay di wilayah rumah sakit Indonesia yang berada di kota Bait Lahya, jalur Gaza Utara," ungkap Fikri.
Fikri mengatakan dirinya mendapat kabar bahwa hanya sebagian kecil warga yang setuju mengungsi ke Selatan. Tetapi nahasnya, saat di perjalanan, mereka dibombardir oleh pasukan Israel.
"Beberapa menit setelah mereka turun ke jalan, mereka dibom secara massal oleh pesawat tempur," kata Fikri.
Sejauh ini, menurut laporan Fikri, telah ada 70 warga tewas dan 200 orang terluka.
"Pembantaian tersebut mengakibatkan 70 orang mati syahid dan 200 orang terluka sejauh ini," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
10 Nama Besar yang Muncul dalam Dokumen Rahasia Jeffrey Epstein: Dari Elon Musk hingga Pangeran Andrew
Iran Siapkan Ribuan Kuburan untuk Tentara AS: Persiapan Perang yang Bikin Dunia Bergetar
Trump Diingatkan Pentagon Siap Serang Iran: Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya?
Iran Ancam Serang Jantung Tel Aviv: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Bertindak?