"Meskipun sulit karena Minggu adalah hari beribadah kami seminggu sekali, tetapi kami akan ambil bagian dalam menyuarakan dukungan untuk Palestina," tegasnya dalam konferensi pers di Gedung MUI, Menteng, Jakarta Pusat pada Kamis (2/11).
Sormin menekankan bahwa PGI mengambil sikap tegas untuk mendukung terciptanya perdamaian di Palestina dan Israel dalam kerangka solusi negara.
"PGI mendukung agar perdamaian di Palestina dan Israel tercapai melalui solusi dua negara. Tapi ternyata tidak juga dipenuhi dengan baik. Sehingga adanya keterjajahan di Palestina," jelasnya.
Menurut Sormin, konflik Israel-Palestina bukan hanya soal keagamaan, melainkan juga kemanusiaan. Sebab, gereja tertua di Gaza telah dibom Israel dan banyak warga Kristen di sana yang meregang nyawa.
"Begitu mirisnya keadaan di sana. Berita terakhir Israel menolak gencatan senjata. Ini malapetaka yang semakin memburuk," pungkasnya.
Sumber: RMOL
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda