Lebih dari 9.770 warga Palestina tewas imbas serangan Israel sejak 7 Oktober lalu. Lebih dari 4.000 di antaranya merupakan anak-anak.
Warga yang terisolir hingga kini terus kesulitan lantaran bantuan kemanusiaan yang diizinkan masuk Israel ke Gaza sangat sedikit dan tak cukup memenuhi kebutuhan.
McDonald mengatakan Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar "benar" saat menyebut tindakan Israel sudah melampaui bentuk pertahanan diri dan merupakan "sesuatu yang lebih mendekati balas dendam."
Menurutnya, tindakan Israel sekarang adalah perang ofensif terhadap warga sipil dan "harus dihentikan." Ia pun menyerukan pemerintah memberlakukan konsekuensi nyata atas agresi ini.
"Ketika Israel memalingkan wajah dari seruan gencatan senjata, ketika krisis semakin parah dan kekerasan menjadi semakin intens, maka jelas harus ada konsekuensi di sini di Irlandia," ucapnya, seperti dikutip Irish Independent.
"Dunia meneriakkan berhenti. Israel harus berhenti. Hamas harus berhenti. Semua orang harus berhenti, tetapi Israel sebagai protagonis utama perlu mendengar suara masyarakat internasional," tegas dia.
"Saya ingin neraka yang menghujani Gaza berhenti sekarang."
Sumber: cnnindonesia
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!