"Kepada rakyat Israel, kami mendesak Anda untuk menuntut pertanggungjawaban dari para pemimpin Anda, dan menentang pertumpahan darah yang tidak masuk akal. Suara Anda memiliki kekuatan untuk membawa perubahan positif, dan menyelamatkan banyak nyawa," tegasnya.
Dalam pernyataan solidaritas, Anonymous juga menyampaikan dukungan kepada warga Palestina yang menjadi korban serangan.
Anonymous dikenal sebagai kelompok internasional yang terlibat dalam berbagai aktivitas online, mulai dari protes politik dan aktivisme hingga peretasan dan serangan siber.
Tindakan mereka seringkali dimotivasi oleh keinginan untuk mempromosikan kebebasan berbicara, melawan penyensoran, dan memprotes ketidakadilan atau korupsi yang tengah terjadi.
Pada Oktober lalu, kelompok Anonymous Sudan, yang terkait dengan aktivitas pro-Rusia, mengklaim telah meluncurkan serangan DDoS terhadap aplikasi Red Alert milik Israel.
Meski demikian, belum ada konfirmasi resmi mengenai serangan tersebut.
Sumber: rmol
Artikel Terkait
Selat Hormuz Dibuka Lagi: Benarkah Blokade AS dan Ancaman Iran Sudah Berakhir?
AS Perluas Operasi: Buru Kapal Tanker Iran Sampai ke Samudera Pasifik, Apa Dampaknya?
Iran Berencana Tarik Tol Rp257 Triliun di Selat Hormuz: Mampukah Hadapi Penolakan AS?
Gempuran 11 Kota Lebanon Menit Terakhir Jelang Gencatan Senjata, Hizbullah Langsung Balas Dendam