POLHUKAM.ID - Mantan Menteri Pertahanan Israel Avigdor Liberman mengkonfirmasi laporan Maariv yang mengatakan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menolak beberapa kali - rencana untuk membunuh pemimpin Hamas di Gaza, Yahya al-Sinwar.
Laporan jurnalis senior Israel, Ben Caspit, menyebutkan bahwa antara tahun 2011 dan 2023, Netanyahu menolak beberapa rencana yang diajukan oleh Shin Bet untuk melenyapkan Sinwar dan anggota senior gerakan Palestina lainnya.
Namun, Kantor PM Netanyahu membantah laporan tersebut.
Namun, Liberman mengatakan Netanyahu adalah orang yang memberikan “kekebalan” kepada Sinwar dan para pemimpin Hamas. Dia mengatakan Netanyahu menentang segala upaya untuk membunuh mereka.
“Saya menyatakan ini bukan sekedar spekulasi, tapi sebagai seseorang yang mempunyai pengetahuan pribadi mengenai hal tersebut,” ujarnya, dilansir aawsat.
Dalam laporannya, Caspit mengatakan Netanyahu menolak rencana melenyapkan Sinwar setidaknya enam kali dalam beberapa tahun terakhir. Dia menambahkan bahwa rencana tersebut diajukan kepada Netanyahu oleh tiga kepala terbaru Shin Bet (Badan Keamanan Israel) selama masa jabatan mereka masing-masing: Yoram Cohen, Nadav Argaman, dan kepala saat ini, Ronen Bar.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!