Akan tetapi karena satu dan lain hal, kontrak pembelian baru disetujui untuk 54 unit saja.
Ke depannya, Arab Saudi akan menjadi pelanggan tetap Dassault Aviation khususnya untuk pembelian Rafale.
Sejauh ini, tercatat ada Mesir, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang sudah terlebih dahulu membeli Rafale di kawasan Timur Tengah.
Secara rinci, Mesir telah membeli sebanyak total 55 unit Rafale disusul Qatar sebanyak 36 unit dan Uni Emirat Arab dengan jumlah terbanyak di Timur Tengah yakni 80 unit.
CEO Dassault Aviation juga mengungkapkan, proses finalisasi kontrak pembelian Rafale yang diajukan Arab Saudi masih terus dilakukan meski sudah disetujui.
"Kami akan melanjutkan negosiasi ini (pembelian Rafale) dengan Arab Saudi," ujar Eric Trappier sebagaimana dikutip polhukam.id dari laman Defence Security Asia pada Sabtu, 16 Desember 2023.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!