polhukam.id - Bethlehem terletak di Tepi Barat bertetangga dengan wilayah yang kini sedang diduduki oleh Zionis Israel yakni Yerusalem.
Umat kristiani dalam perayaan kelahiran Yesus, memutuskan untuk tidak memasang pohon Natal.
Hal itu sebagai bentuk solidaritas atas apa yang sedang terjadi di Gaza.
Anggota dari Kelompok Gereja Custody of the Holy, Pastor Francesco Patton Land mengungkapkan bahwa pihaknya akan merayakan Hari Natal dengan sederhana.
“Kami akan merayakan hari kelahiran Yesus dengan cara sederhana dan tenang,” ungkap Pastor Francesco.
Tidak hanya para tokoh agama, hal tersebut juga disetujui oleh warga Bethlehem, mereka akan merayakannya Natal dengan tenang, tanpa gembar-gembor dan tanpa terlalu banyak lampu, cukup secara spiritual dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga ketimbang merayakannya di alun-alun.
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!
Solar Vietnam Naik 105%! Dampak Konflik Timur Tengah 2026 yang Bikin Warga Beralih ke Sepeda