polhukam.id - Bethlehem terletak di Tepi Barat bertetangga dengan wilayah yang kini sedang diduduki oleh Zionis Israel yakni Yerusalem.
Umat kristiani dalam perayaan kelahiran Yesus, memutuskan untuk tidak memasang pohon Natal.
Hal itu sebagai bentuk solidaritas atas apa yang sedang terjadi di Gaza.
Anggota dari Kelompok Gereja Custody of the Holy, Pastor Francesco Patton Land mengungkapkan bahwa pihaknya akan merayakan Hari Natal dengan sederhana.
“Kami akan merayakan hari kelahiran Yesus dengan cara sederhana dan tenang,” ungkap Pastor Francesco.
Tidak hanya para tokoh agama, hal tersebut juga disetujui oleh warga Bethlehem, mereka akan merayakannya Natal dengan tenang, tanpa gembar-gembor dan tanpa terlalu banyak lampu, cukup secara spiritual dan lebih banyak menghabiskan waktu bersama keluarga ketimbang merayakannya di alun-alun.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar