"Arab Saudi menegaskan perlunya menjaga hak-hak sipil dan menolak keras aksi yang menelan warga sipil. Apalagi yang mengakibatkan infrastruktur hancur sehingga tidak ada pelayanan publik di Gaza," ujarnya.
Menurut Dubes, saat ini Arab Saudi terus berupaya mendesak diberlakukannya gencatan senjata. Termasuk akses bantuan ke Gaza sehingga dapat membantu masyarakat Gaza.
Baca Juga: Pemerintah Pastikan WNI Selamat dari Gempa di Pegunungan Gansu, Tiongkok
Dari segi politik, ucap dubes, Kerajaan Arab Saudi menyerukan negara-negara Arab dan Islam untuk mengelar KTT Luar Biasa. Guna mendukung kasus isu Palestina.
"Pasca KTT Pemerintah Arab Saudi memimpin komite dewan tingkat menteri untuk menyampaikan satu sikap. Salah satu anggotanya Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi, tujuannya untuk menghentikan kekerasan dan menjaga hak-hak sipil di Gaza," ucapnya.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabarpalu.net
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!