polhukam.id - Jerman tolak upaya Mobilisasi Ukraina yang menyasar pengungsi di negara tersebut.
Rencana Mobilisasi Ukraina tidak akan mempunyai konsekuensi bagi warga Ukraina yang tinggal di Jerman.
Hal Mobilisasi Ukraina dikatakan Menteri Kehakiman Berlin, Marco Buschmann, kepada Badan Pers Jerman (DPA) pada Jumat lalu.
Menteri Pertahanan Ukraina Rustem Umerov mengatakan kepada surat kabar Jerman Bild pada hari Kamis bahwa seruan agar orang-orang melapor ke pusat perekrutan akan dikirimkan kepada semua warga negara dalam usia militer – termasuk warga Ukraina yang tinggal di luar negeri.
Dia juga memperingatkan bahwa siapa pun yang mengabaikan “undangan” tersebut akan menghadapi sanksi.
Meskipun dia tidak membahas potensi hukumannya. “Membela dan mengabdi pada negara bukanlah sebuah hukuman. Ini suatu kehormatan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Iran Kerahkan 1 Juta Tentara: Apa yang Akan Terjadi Jika AS Invasi Darat?
Bunga Kuning Mekar di Makam Gaza: Tanda Alam yang Bikin Haru dan Penasaran, Ini Maknanya!
Momen Terakhir Ali Khamenei Terekam CCTV: Ini Aktivitas yang Dilakukan Sebelum Syahid
Israel Ancam Bunuh Tokoh Iran Lainnya: Target Baru IDF Terungkap!