Namun, tidak ada kapal yang terkena serangan tersebut.
Departemen Pertahanan AS, secara terpisah, mengatakan bahwa sebuah drone yang diluncurkan dari Iran menghantam kapal tanker kimia berbendera Liberia dan milik Jepang di Samudera Hindia, Sabtu kemarin. Laporan menyampaikan tidak ada korban jiwa.
Sementara itu, Badan Operasi Perdagangan Maritim Inggris, mengatakan bahwa sebuah pesawat tak berawak telah meledak di dekat sebuah kapal di Selat Bab al Mandeb, lepas pantai Yaman.
Berbagai insiden ini, menunjukkan bahwa perang di Gaza bukan hanya pertempuran regional, sebagaimana Resul Serdar, reporter Al Jazeera di Djibouti.
Merujuk pada pernyataan Pentagon dan Inggris mengenai pesawat tak berawak di Samudera Hindia, Serdar mengatakan bahwa masih belum jelas apakah pesawat tersebut menyerang kapal atau sedang melakukan kegiatan pengawasan.
Namun, ia mencatat bahwa pernyataan AS muncul hanya beberapa hari setelah para pejabat Washington mengatakan bahwa Iran sangat terlibat dalam berbagai serangan oleh Houthi di Laut Merah.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!