BICARA BERITA -- Israel telah melakukan pengeboman semalam penuh di kamp pengungsi Maghazi dan Al Bureij, Gaza Tengah, pada 24 Desember kemarin.
Pengeboman kamp pengungsi Maghazi dan Al Bureij menewaskan setidaknya 100 penduduk sipil dan ribuan lainnya terluka.
Tindakan biadab Israel di kamp pengungsi Maghazi dan Al Bureij ini bisa dikatakan sebagai pembantaian massal dan merupakan serangan paling mematikan sejak 7 Oktober lalu.
Ashraf al Qudra, juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, mengatakan bahwa jumlah korban di kamp pengungsi Maghazi kemungkinan besar akan terus bertambah.
Baca Juga: Momen Pertemuan Natasha Rizky dan Desta Mahendra dalam Sebuah Acara, Hingga Bikin Netizen Mewek
“Apa yang terjadi di kamp Maghazi adalah pembantaian yang dilakukan di sebuah lapangan pemukiman yang padat,” kata Al Qudra.
Mayat-mayat telah menumpuk di Rumah Sakit Syuhada al Aqsa. Puluhan lainnya dilaporkan terluka, dan rumah-rumah telah hancur dalam serangan tersebut.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran