"Ketakutan yang sebenarnya (untuk kroni-kroninya) adalah bahwa begitu kematiannya diumumkan, akan ada kudeta Kremlin dan para jenderal Rusia ingin mundur dari Ukraina."
"Kematian Putin akan membuat mereka tidak berdaya dan rentan sehingga mereka memiliki kepentingan untuk mengatakan bahwa Putin masih hidup, tetapi yang benar adalah kebalikannya," kata sumber tersebut seperti dikutip dari Mirror.
Dipercaya juga secara luas bahwa Putin menggunakan steroid atau menerima perawatan kanker yang membuat wajahnya tampak bengkak.
Dua minggu lalu, seorang oligarki Rusia yang memiliki hubungan dekat dengan Kremlin menyebut bahwa Putin 'sangat sakit dan bahwa ia menderita kanker darah'. Sumber ini menambahkan bahwa Putin telah menjalani operasi sebelum menginvansi negara tetangganya, Ukraina.
Kepala intelijen militer Ukraina Mayor Jenderal Kyrylo Budanov juga mengeklaim bahwa Putin sakit parah karena kanker.
Pakar urusan Rusia Fiona Hill, yang pernah bertemu Putin di masa lalu, menambahkan kesaksian bahwa pemimpin Rusia itu dalam kondisi 'tidak begitu bugar'. PutinĀ bisa jadi sedang mengonsumsi 'steroid dosis tinggi', lanjutnya.
Sementara Putin dikabarkan meninggal, muncul laporan soal kerugian besar dari tank-tank Rusia, sehingga membuat Kremlin harus mengerahkan tank tempurnya, T-62 yang telah berusia lebih dari 60 tahun.
Sumber: akurat.co
Artikel Terkait
Iran Klaim Tembak Jatuh F-15E AS: Teknologi Inframerah Pasif yang Bikin AS Waswas
Raja Charles Muslim? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Kontroversial Giuliani
Iran Klaim Tembak Jatuh Black Hawk AS: Misteri Nasib Awak & Potensi Perang Baru?
Iran Klaim Tembak Jatuh F-15 & A-10 AS: Benarkah Sistem Pertahanan Udara Mereka Tak Terkalahkan?