polhukam.id – Serangan pasukan militer Israel (IDF) di Jalur Gaza sejak 7 Oktober 2023 silam, telah menyebabkan lebih dari 20.000 warga Palestina tewas serta 50.000 lainnya terluka.
Meski berhasil selamat dari serangan tersebut, namun para korban yang terluka ini harus menghadapi pilihan sulit.
Kebanyakan dari para korban, mengalami cedera dan luka yang parah akibat agresi Israel.
Tak hanya luka yang mengakibatkan para korban harus mengamputasi anggota tubuhnya atau berisiko meninggal dunia, namun para korban juga harus kehilangan anggota keluarga.
Dilansir dari AFP, Rabu (27/12), seorang dokter memberikan pilihan sulit kepada Shaimaa Nabahin, warga Palestina yang kakinya terluka akibat serangan IDF.
Ia diberi pilihan menghilangkan kaki kirinya atau berisiko meninggal dunia akibat luka yang parah tersebut.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad