Baca Juga: Kapolda Metro Jaya Ancam para Pimpinan KPK?
“Meskipun mereka satu partai (Trump dan Raffensperger), ada sumpah jabatan yang sakral di mana pada akhirnya semua mengikuti prinsip yang dilayani adalah kepentingan rakyat," imbuhnya.
Pada proses Pilpres kali ini, sepertinya telah mendapatkan banyak ujian baik dari berbagai peristiwa yang terjadi di lapangan. Mulai dari kontroversi putusan MK, dan seterusnya, dan sekarang ini,” ucapnya.
Baca Juga: Kunci Jawaban Game Words Of Wonders (WOW) Harian 27 Desember 2023
Ditegaskan Lia, bahwa dirinya sangat prihatin. Dia berharap agar tidak akan terjadi lagi peristiwa yang mendegradasi integritas KPU dan hal-hal yang mengganggu proses Pemilu itu sendiri.
“Yang kita harapkan, Pemilu tahun depan menghasilkan pemimpin baru. Melalui proses yang dipercaya oleh rakyat sebagai proses yang berintegritas, jujur dan adil," tuturnya.
Baca Juga: Bramanti tak Kuasa Menahan Amarah
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: tajuk24.com
Artikel Terkait
Serangan AS ke Iran dalam 24 Jam? Laporan Rahasia Eropa dan Pemicu Trump yang Bikin Dunia Waspada
Hukuman Mati untuk Mantan Presiden Korsel: Fakta Mengejutkan di Balik Upaya Kudeta 2024
Rial Iran Rontok Parah: 1 Dolar AS = 1,1 Juta Rial, Apa Penyebabnya?
Meninggal di Usia 142 Tahun, Pria Saudi Ini Tinggalkan 134 Keturunan dan Pernikahan Terakhir di Usia 110!