polhukam.id - Juru bicara militer Israel menyebut operasi Israel guna memburu dan membunuh pemimpin sayap bersenjata Hamas, Muhammad al-Dayf, akan memakan 'waktu lama'.
Laksamana Muda Daniel Hagari dalam sebuah konferensi persnya menekankan perlunya mencari dan membunuh pemimpin Brigade Al-Qassam itu.
Menurut laporan harian Yedioth Ahronoth, dia menyatakan berapa lama pun waktu yang dibutuhkan untuk melakukannya Israel harus menyelesaikan tugas itu.
Baca Juga: Tiga Jenazah yang Tidak Wajib Dikuburkan Oleh Kaum Muslimin, Simak Tuntas Penjelasan Buya Yahya!
Sebagaimana diberitakan, Tel Aviv menekankan tujuan melenyapkan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, sejak Hamas menyerang Israel pada 7 Oktober lalu.
Namun, dilansir polhukam.id dari laman Antaranews.com, kebanyakan analisis internasional skeptis hal itu bisa dilakukan.
Hagari juga mengatakan militer Israel telah menuntaskan pemusnahan infrastruktur di bawah Rumah Sakit Al-Rantisi di Jalur Gaza utara Palestina.
Baca Juga: Apakah Semua Daging Burung Halal Dimakan? Simak Jawabannya di Sini! InsyaAllah Tambah Paham
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz