BICARA BERITA -- Benny Gantz, menteri dari Kabinet Darurat Perang Israel, mengatakan bahwa ke depannya ada kemungkinan eskalasi konflik melawan kelompok Hizbullah, yang berkuasa di Lebanon.
Kondisi tersebut, menurut Gantz, memerlukan adanya perubahan di perbatasan Lebanon, sebagai antisipasi eskalasi konflik melawan Hizbullah.
Selama ini, beberapa konflik antara Israel dengan Hizbullah telah terjadi di sepanjangan perbatasan Lebanon.
Pada Rabu kemarin, di depan para wartawan, Gantz mengatakan bahwa peluang untuk mencapai solusi diplomatik antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di Lebanon semakin menipis.
Baca Juga: Tragedi Lee Sun-kyun: Bahaya Tersembunyi Briket Arang yang Merenggut Nyawa Aktor Korea Terkenal
“Situasi di perbatasan utara Israel menuntut perubahan,” kata Gantz dalam sebuah konferensi pers.
“Batas waktu untuk solusi diplomatik hampir habis, jika dunia dan pemerintah Lebanon tidak bertindak untuk mencegah penembakan terhadap penduduk utara Israel, dan menjauhkan Hizbullah dari perbatasan, maka militer Israel yang akan melakukannya,” lanjut Gantz.
Pernyataan Gantz tersebut adalah yang terbaru untuk meningkatkan kekhawatiran bahwa kampanye militer Israel di Gaza dapat meledak menjadi konflik regional yang lebih luas, menarik kelompok-kelompok yang didukung Iran seperti Hizbullah.
Artikel Terkait
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?
Iran Tolak Mentah-Mentah! Ini Alasan Pengayaan Uranium Tak Bisa Ditawar AS di Oman
Dokumen FBI Bocor: Ternyata Ini Peran Sebenarnya Jeffrey Epstein untuk Mossad