polhukam.id - Pemerintahan AS Joe Biden semakin meningkatkan dukungan militernya ke Israel meski menabrak berbagai aturan.
Pada bulan ini, untuk kedua kalinya pemerintah AS mengabaikan persetujuan Kongres untuk penjualan senjata darurat ke Israel.
Pengabaian ini dilakukan di tengah semakin meningkatnya pembunuhan oleh tentara Israel atas penduduk Palestina yang berada di Jalur Gaza.
Baca Juga: 3 Tempat Wisata Populer di Malang dan Cocok untuk Liburan Tahun 2024, Salah Satunya Bukit Jengkoang
Meski saat ini dunia meningkatkan tekanan pada negara zionis tersebut atas aksinya yang tak berperi kemanusiaan.
Kementerian Luar Negeri AS mengatakan pada Jumat lalu bahwa Menteri Luar Negeri Antony Blinken telah memberi tahu Kongres bahwa ia telah membuat penilaian darurat kedua.
Penilaian ini mencakup penjualan senilai $147,5 juta untuk peralatan, termasuk amunisi, bahan peledak muatan, dan peluncur.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!