polhukam.id - MENTERI Keuangan sayap kanan Israel Bezalel Smotrich, Minggu 31 Desember 2023, menyerukan untuk mendorong "emigrasi sukarela" warga Palestina yang ada di Jalur Gaza.
"Kita perlu mendorong imigrasi dari sana. Jika hanya ada 100.000-200.000 orang Arab di Jalur Gaza dan bukan dua juta orang, keseluruhan pembicaraan tentang hari setelah perang akan sangat berbeda," kata Smotrich kepada Radio Tentara Israel.
"Mereka ingin pergi. Mereka telah tinggal di ghetto selama 75 tahun dan membutuhkan bantuan," tambah Smotrich, pemimpin partai zionisme keagamaan sayap kanan.
Baca Juga: Israel Bakal Izinkan Kapal Kirim Bantuan ke Jalur Gaza Lewat Pantai Koridor Laut Siprus
Israel telah menggempur Jalur Gaza dari udara dan darat sejak serangan Hamas pada 7 Oktober.
Serangan ini menewaskan sedikitnya 21.882 warga Palestina yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, dan melukai 56.451 lainnya, menurut otoritas kesehatan di wilayah kantong tersebut.
Hampir 1.200 warga Israel diyakini tewas dalam serangan Hamas.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!