Bahkan, IDF yang sempat gagal berkali-kali dalam agresinya, sampai sekarang tidak berhenti melakukan penyerangan.
"Pihak Israel berusaha mempertahankan kohesi pemerintah setelah kegagalan militernya," tambahnya.
Dia menyampaikan bahwa pembebasan tahanan masih harus tertunda karena Israel tidak segera membuat kesepakatan.
"Tidak ada pembicaraan tentang pertukaran seperti yang dipromosikan Israel sebelum menghentikan agresi. Pertukaran tahanan terjadi setelah menghentikan agresi terhadap rakyat Palestina," tuturnya.
Tak hanya itu, Hamas juga berharap agar perang berkepanjangan ini akan segera berakhir.
Baca Juga: Tanggapi Serangan PKK dari Irak, Presiden Turki Erdogan Justru Serukan Dukungan ke Gaza
"Kami memiliki prinsip-prinsip yang mengatur kami dalam menangani inisiatif, dan hal pertama yang kami inginkan adalah menghentikan agresi biadab terhadap rakyat kami," terangnya.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: orbid.id
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!