SAWITKU-PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Subholding Refining and Petrochemical Pertamina, menargetkan tahun ini, bisa menjual produk bioavtur secara komersial.
Direktur Utama KPI Taufik Aditiyawarman mengatakan, bioavtur 2,4% ini sudah diuji coba secara komersial pada Oktober 2023 pada Pesawat Boeing Garuda, Boeing 737-800NG dan sebelumnya juga telah diuji coba pada CN235.
Dengan begitu, pada pihaknya berharap tahun ini adanya maskapai yang mau membeli bioavtur secara komersial.
Baca Juga: Politisasi Bansos Jadi Bantuan Jokowi, DPR Akan Panggil Zulhas
"Target kita tentunya untuk 2024 harus adanya off-taker untuk lebih merealisasikan dari uji komersial dengan penerbangan. Itu harus step berikutnya bagaimana penggunaan 2,4% itu secara menyeluruh di Indonesia," ungkap Taufik seperti dikutip polhukam.id dari program Energy Corner, Selasa 2 Januari 2024.
Dia menyebut, salah satu Subholding Pertamina yakni PT Pertamina Patra Niaga, tengah menjajaki kerja sama dengan pasar luar negeri untuk penjualan bioavtur.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!