polhukam.id - Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Mohammed Bin Zayed Al Nahyan menolak permintaan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar UEA membayar gaji pekerja Palestina yang dilarang memasuki Israel, Axios melaporkan.
Mengutip seorang pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya, situs tersebut mengatakan Netanyahu menghubungi Al Nahyan beberapa minggu lalu.
Benjamin Netanyahu meminta bantuannya dalam membayar gaji pekerja Palestina yang dilarang memasuki Israel setelah tanggal 7 Oktober lalu.
Baca Juga: Remaja Palestina Ditembak Mati oleh Pasukan Tentara Israel di Barat Laut Ramallah
Pejabat Israel dan sumber yang mengetahui masalah tersebut mengatakan Netanyahu juga meminta bantuan besar-besaran untuk Palestina.
Al Nahyan menjawab, “Minta bantuan saja kepada Zelenskyy (Presiden Ukrainia, Volodymyr Zelenskyy).
Presiden UEA itu mengacu pada pada presiden Ukraina yang telah menerima bantuan dari Eropa dan Amerika.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran