polhukam.id - JERMAN berkomitmen memberikan dukungan sebesar 262,82 miliar euro atau sekitar Rp4,48 triliun untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Ini termasuk meningkatkan kualitas transportasi umum dan mengembangkan ekosistem pasar keuangan berkelanjutan.
Jerman akan memberikan kontribusi sebesar 250 juta euro (sekitar Rp4,26 triliun) sebagai pinjaman bersubsidi dan tambahan 5 juta euro (Rp85 miliar).
Ini sebagai hibah untuk mendukung pengembangan sistem Bus Rapid Transit (BRT) yang ramah lingkungan di Surabaya, demikian menurut keterangan Kedutaan Besar Jerman pada Kamis di Jakarta.
Proyek ini bertujuan untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, meningkatkan penggunaan transportasi umum, dan menurunkan emisi gas rumah kaca yang disebabkan kendaraan pribadi.
Bank pembangunan Jerman KfW akan menyediakan pembiayaan dan keahlian teknis selama proyek berlangsung.
Baca Juga: Timnas Jerman U-17 Ingin Cetak Sejarah Baru di Indonesia
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz