Pada Februari, Beijing dan Canberra saling menyalahkan atas insiden di mana sebuah pesawat patroli maritim Australia mendeteksi laser yang diarahkan padanya dari kapal Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLAN).
Australia merilis foto-foto dua kapal China yang terlibat dalam insiden itu berlayar di dekat pantai utaranya.
Departemen Pertahanan Australia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kapal Intelijen Bantu Kelas Dongdiao bernama Haiwangxing melakukan perjalanan ke pantai barat, menyeberang ke Zona Pengecualian Ekonomi Australia pada 6 Mei, dan datang dalam jarak 50 mil laut dari stasiun komunikasi pada 11 Mei.
Dutton mengatakan Australia telah melakukan latihan perang agar publik waspada akan keberadaan kapal angkatan laut China.
Sumber: jpnn.com
Artikel Terkait
Gelombang No Kings: 8 Juta Warga AS Turun ke Jalan, Desak Trump Mundur!
Iran Izinkan 20 Kapal Pakistan Lintasi Selat Hormuz: Sinyal Damai atau Strategi Baru?
Houthi Serang Israel: Dampak Mengerikan yang Bisa Guncang Timur Tengah dan Dunia
Kapal Tanker Pertamina Disandera Iran di Selat Hormuz: Ini 3 Kesalahan Diplomasi yang Harus Dibayar Indonesia