“Dukungan yang kami lihat di sini membuat kami merasa diakui,” kata mereka kepada Al Jazeera, yang tidak ingin disebutkan namanya.
“Kami tidak pernah bisa melakukan perjalanan ke tanah kelahiran kami (Gaza). Ini tidak adil dan menjengkelkan karena kemanapun kami pergi, tidak pernah terasa seperti di rumah,” lanjut mereka.
Malam spesial
Terlepas dari pentingnya pertandingan tersebut, yang juga terdapat Hong Kong dan Uni Emirat Arab, para penggemar Iran mengakui malam itu secara emosional.
Ali Mir, fans Iran, datang dengan membawa bendera unik, setengan Iran dan setengah Palestina.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!