polhukam.id - Panas Amerika Serikat dan Inggris dikritik keras jutaan warga Yaman turun ke jalan karena ada lima orang yang tewas dan konflik bukan lagi di laut lepas tapi sudah ke daratan.
Amerika dan Inggris menggempur sejumlah lokasi di Yaman sejak Jumat 12 Januari dan pada Sabtu pagi giliran Amerika Serikat sendiri yang melancarkan serangan kedua situs lain yang dikuasai oleh Houthi yang dianggap membahayakan kapal-kapal komersial di Laut Merah.
Tindakan yang dilakukan oleh Amerika Serikat dan Inggris justru tidak membuat Houthi memilih menghentikan serangannya malah justru membuatnya sangat marah tapi apa yang membuat Amerika Serikat dan Inggris menyerang Yaman?
Penyebabnya karena belakangan ini kelompok Houthi terus menyerang kapal-kapal di Laut Merah sejak pasukan Zionis melancarkan Agresi ke Palestina, kelompok Houthi sering melakukan serangan menggunakan Drone dan rudal ke kapal komersial di konflik Laut Merah.
Baca Juga: Rudal Kiamat Iran Siaga, Ancam Hancurkan Israel-AS-Inggris Jika Tak Henti Menyerang Gaza dan Yaman
Serangan yang intensif ini membuat banyak perusahaan-perusahaan mengubah rute yang lebih jauh dan pada akhirnya biaya membengkak, menurut media, Amerika Serikat sudah cukup sabar dan menahan serangan balik karena khawatir akan goyahnya gencatan senjata di Yaman antara pemerintah Yaman yang didukung internasional dan Kelompok Houthi.
Amerika Serikat juga menghindari agar tidak memicu konflik yang lebih luas di wilayah Yaman, hanya saja serangan yang dilakukan Houthi pada Selasa 9 Januari adalah yang terbesar yang pernah dilakukan yaitu, 18 Drone, Serang rudal jelajah anti kapal dan rudal balistik anti kapal ke sejumlah kapal komersial dan kapal perang internasional di Laut Merah.
Artikel Terkait
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar
Pentagon Buka 160 Dokumen UFO Rahasia: Laporan Astronot Apollo hingga Rekaman Militer yang Bikin Penasaran