BICARA BERITA - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) secara mendadak menyerang beberapa target yang berada di Erbil, Irak.
Serangan yang diluncurkan Iran ke Erbil berhasil menghancurkan pusat-pusat spionase dan kelompok-kelompok anti Iran.
“Rudal Balistik digunakan untuk menghancurkan pusat-pusat kegiatan spionase dan pertemuan-pertemuan kelompok-kelompok teroris anti Iran di wilayah tersebut pada malam hari,” menurut pernyataan IRGC.
Sedikitnya 8 ledakan terdengar di Erbil, ibukota semi otonom Kurdi Irak, Selasa dini hari waktu setempat.
Kantor Berita Reuter memberitakan bahwa lalu lintas di Bandara Erbil juga terhenti.
Pernyataan dari IRGC kemudian disebarkan oleh Kantor Berita Iran, IRNA, yang mengklaim bahwa Korps Garda Revolusi Iran menargetkan markas besar dinas intelijen Israel, Mossad, di Erbil.
Artikel Terkait
Motif Penembakan di Acara Trump Terungkap: Pelaku Sebut Target Pejabat AS dari Peringkat Tertinggi
Isi Catatan Pelaku Penembakan di Jamuan Trump: Kemarahan ke Kebijakan Pemerintah AS hingga Daftar Target Prioritas
Sosok di Balik Penembakan di Acara Trump: Guru Lulusan Kampus Elite, Pendiam, dan Mantan Relawan Demokrat
Teror di Makan Malam Gedung Putih! Trump Terjungkal Saat Tembakan Mengguncang Washington