“Ini adalah serangan teroris, sebuah tindakan yang tidak manusiawi yang telah dilakukan terhadap Erbil. Kami tidak akan takut atau terguncang,” kata Gubernur Erbil, Omed Khosnaw, sebagaimana dilansir Kantor Berita Irak, Rudaw.
Sementara itu, Hemn Hawrami, seorang politisi terkemuka di Partai Demokratik Kurdistan, mengatakan di platform media sosial X bahwa setidaknya 5 orang tewas dalam ledakan tersebut.
“Serangan yang tidak dapat dibenarkan malam ini di Erbil oleh IRGC menargetkan sebuah rumah warga sipil. Pemilik rumah, Peshraw Dzaiy dan 4 anggotanya keluarganya kehilangan nyawa,” kata Hawrami.
Namun, kematian-kematian tersebut masih belum bisa dikonfirmasi.
IRGC mengatakan bahwa mereka meluncurkan serangan rudal terhadap para pelaku operasi teroris di Republik Islam Iran, khususnya ISIS di Syria, demikian IRNA melaporkan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaraberita.com
Artikel Terkait
Motif Penembakan di Acara Trump Terungkap: Pelaku Sebut Target Pejabat AS dari Peringkat Tertinggi
Isi Catatan Pelaku Penembakan di Jamuan Trump: Kemarahan ke Kebijakan Pemerintah AS hingga Daftar Target Prioritas
Sosok di Balik Penembakan di Acara Trump: Guru Lulusan Kampus Elite, Pendiam, dan Mantan Relawan Demokrat
Teror di Makan Malam Gedung Putih! Trump Terjungkal Saat Tembakan Mengguncang Washington