Australia menyatakan bahwa MRH 90 secara resmi tak lagi beroperasi terhitung sejak September 2023.
Kemudian proses pembongkaran dan penguburan pun dimulai secara bertahap sejak Desember 2023.
Langkah tersebut menuai protes dari Ukraina yang sedang dalam kondisi tertekan akhir-akhir ini.
Ukraina merasa kesal karena Australia tidak pernah memberitahukan rencana tersebut sebelumnya.
Terlebih, saat ini Amerika Serikat tampak seolah putus asa akibat krisis anggaran yang membelit Negeri Paman Sam itu.
Bahkan konon kabarnya, gerakan boikot sejumlah brand "pro Israel" disinyalir menambah kefrustasian Presiden Joe Biden sehingga negara yang dipimpinnya tak sanggup lagi menyuplai alutsista mahal untuk Ukraina maupun Israel.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: zonajakarta.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!