DKLIKNEWS-Presiden Rusia Vladimir Putin dan pihak Iran akan segera menandatangani perjanjian antar pemerintah baru antara kedua negara pada tahap akhir perjanjian, kata Kementerian Luar Negeri Rusia pada hari Rabu.
Dia mengumumkan bahwa dia menantikannya.
Presiden Putin mengadakan pertemuan lima jam dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi di Kremlin bulan lalu di tengah meningkatnya hubungan politik, perdagangan dan militer antara Moskow dan Teheran, yang dianggap sebagai keprihatinan oleh Amerika Serikat dan Israel.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan kepada wartawan pada hari Rabu bahwa perjanjian baru tersebut akan memperkuat kemitraan strategis antara Moskow dan Teheran dan mencakup seluruh spektrum hubungan bilateral.
Baca Juga: Poster IU Love Wins yang Tampilkan V BTS Picu Kontroversi Soal Judul Lagunya
“Dokumen ini tidak hanya tepat waktu, tapi juga sudah lewat waktu,” kata Zakharova.
"Sejak penandatanganan perjanjian ini, situasi internasional telah berubah dan hubungan antara kedua negara mengalami peningkatan yang belum pernah terjadi sebelumnya.''
Ibu Zakharova mengatakan bahwa kontak di masa depan antara kedua negara diharapkan menghasilkan penandatanganan perjanjian perjanjian baru, kata Presiden.
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar