JAKARTA,suaramerdeka-jakarta.com-Setelah milisi Houthi Yaman terang terangan membantu Palestina, giliran Milisi di Lebanon Hizbullah juga turut mendukung dengan mengirim roket ke perbatasan Israel.
Bahkan pejuang Hizbullah menolak mengikuti usulan Amerika Serikat untuk mengurangi serangan ke Israel dan menarik pasukan dari perbatasan.
Sikap Hizbullah muncul usai utusan AS Amos Hochstein dan perwakilan Lebanon berunding di Beirut pada pekan lalu. Namun, milisi ini tak dilibatkan.
Tiga pejabat Lebanon mengatakan usulan di pertemuan itu mencakup deeskalasi di perbatasan, tarik pasukan dari perbatasan sejauh 7 km.
Pejabat senior di Lebanon mengatakan Hizbullah menolak gagasan AS dan menganggap ide itu tak realistis.
Artikel Terkait
Mantan Direktur PBB Mundur Drastis: Dunia Sudah di Ambang Perang Nuklir, Ini Buktinya!
Mengungkap Pembungkaman di PBB: Alasan Mengejutkan di Balik Pengunduran Diri Mohamad Safa
Lelang Kapal Iran oleh Indonesia: Apa Dampak Nyata bagi Pasokan BBM Kita di Selat Hormuz?
Trump Beberkan Laporan CIA: Benarkah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Gay?