polhukam.id - Kelompok Houthi Yaman pada Minggu (21/1) mengumumkan langkah yang tidak biasa dalam mengizinkan 64 kapal untuk berlayar di Laut Merah dengan aman.
Keputusan ini muncul setelah kelompok Houthi Yaman tersebut memerintahkan kapal-kapal yang berlayar di Laut Merah untuk mengibarkan spanduk yang menyatakan bahwa mereka tidak memiliki kaitan dengan Israel.
Dalam pernyataannya, anggota kelompok Houthi, Mohamed Ali al-Houthi, menyebut solusi ini sebagai "terobosan efektif" yang memungkinkan kapal-kapal tersebut melewati Laut Merah dengan aman.
"Solusi termudah yang mengizinkan kapal-kapal lewat dengan aman saat berlayar di Laut Merah adalah mengibarkan tanda yang bertuliskan "Kami tidak memiliki hubungan dengan Israel," kata Mohamed Ali al-Houthi.
Tindakan ini dilakukan sebagai tanggapan terhadap meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut, terutama terkait serangan Houthi terhadap kapal-kapal komersial yang diduga terkait dengan Israel.
Artikel Terkait
Serangan Rudal Israel Hancurkan Pusat Antariksa Iran: Dampak Mengerikan yang Dirahasiakan
Iran Tembak Mati! Ali Larijani Dibunuh Israel, Pemimpin Baru Tolak Damai & Ancang Perang Total
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah: Apa Dampaknya Bagi Indonesia?
Ali Larijani Syahid! Pesan Terakhirnya yang Menggemparkan untuk Umat Islam Lawan AS & Israel