Kelompok Houthi menyatakan bahwa serangan mereka bertujuan untuk menekan Israel agar menghentikan serangan di Jalur Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 25.100 jiwa sejak serangan lintas batas kelompok Palestina Hamas pada 7 Oktober.
Sebagai respons terhadap serangan Houthi, Amerika Serikat dan Inggris meluncurkan serangan udara yang menargetkan kelompok tersebut di Yaman, memunculkan kekhawatiran akan potensi dampak terhadap rantai pasokan dan lonjakan inflasi baru.
Laut Merah, sebagai jalur laut utama untuk pengiriman minyak dan bahan bakar, kini menjadi pusat perhatian internasional akibat kejadian ini.
Tindakan Houthi dalam memberikan izin berlayar dengan syarat khusus menciptakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan tersebut.***
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: bicaranetwork.com
Artikel Terkait
Khamenei vs Trump: Ancaman Perang Regional dan Fakta Mengerikan di Balik Protes Iran
Iran Ancam Serang Jantung Israel Jika AS Berani Menyerang: Apakah Perang Besar Tak Terhindarkan?
Bill Gates & Dokumen Epstein: Fakta Mengejutkan Klaim Penyakit Kelamin yang Dibantah Tegas
Dibalik Panggung Saudi: MBS & Adiknya Berebut Pengaruh, Siapa yang Akan Menang?