JemberNetwork.com – Jepang telah bergabung dengan klub eksklusif negara-negara yang melakukan pendaratan di bulan.
Smart Lander for Investigating Moon (SLIM), yang dijuluki "penembak jitu bulan", berhasil mendarat dengan menggunakan teknologi presisi. Namun, masalah pada panel surya membuat misi tersebut berisiko.
Sebuah robot Jepang telah berhasil mendarat di Bulan tetapi ada masalah dengan sistem tenaga surya membuat misi tersebut mungkin hanya berlangsung beberapa jam. Pendarat Cerdas untuk Investigasi Bulan (Slim) menempatkan dirinya dengan baik di permukaan bulan dekat kawah khatulistiwa.
Prestasi ini menjadikan negara Asia tersebut sebagai negara kelima yang melakukan pendaratan lunak di satelit alami Bumi, setelah AS, Uni Soviet, Tiongkok, dan India.
Namun, para insinyur sekarang berjuang untuk menyelamatkan misi tersebut. Karena alasan yang belum sepenuhnya dipahami, sel surya pada pesawat tersebut tidak akan menghasilkan listrik.
Dikutip oleh JemberNetwork.com dari The Sun, hal ini membuat Robot Slim benar-benar bergantung pada baterainya dan baterai tersebut pada akhirnya akan habis. Ketika melakukannya, pesawat itu berhenti, tidak bisa menerima perintah dan tidak ada komunikasi lagi dengan Bumi.
Artikel Terkait
Miliarder Dubai Gegerkan Dunia: AS Tak Punya Hak Serang Venezuela! Ini Kata Khalaf Al Habtoor
Kecam Penangkapan Maduro, Kuba Berani Tantang AS: Ini Bukan Halaman Belakangmu!
Operasi AS di Venezuela: 80 Tewas & Penculikan Brutal Maduro Terungkap
Cilia Flores Muncul di New York: Begini Kondisi Istri Maduro Usai Ditangkap AS