Baca Juga: Kebangetan, Diundang Gus Iqdam Pentas Harlah ST, Denny Caknan Pasang Tarif Segini
Menlu Retno juga menyampaikan tuntutan Indonesia lainnya terkait konflik Palestina-Israel, yaitu gencatan senjata permanen.
Menlu juga menuntut PBB memberikan status keanggotaan penuh di PBB sebagai awal untuk memulai kerja sama dan penyelesaian yang adil dan seimbang dalam solusi dua negara dan menghentikan agresi brutal Israel.
Sekjen PBB Antonio Guterres sejalan dengan pernyataan dari Indonesia dengan menyebut penolakan Israel terhadap pendirian negara Palestina pasca perang sebagai hal yang 'tidak dapat diterima'.
"Pendudukan Israel harus berakhir," ujar Guterres.
"Penolakan ini dan penyangkalan terhadap hak rakyat Palestina untuk mendirikan sebuah negara akan memperpanjang konflik yang telah menjadi ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan global," lanjutnya.
Walaupun di sangkal langsung pihak Israel lewat utusannya di debat Dewan Keamanan PBB tersebut.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: krjogja.com
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!