polhukam.id - Laut Merah semakin memanas akibat Houthi terus melancarkan serangan kepada kapal yang lewat di lautan Timur Tengah.
Kondisi di Laut Merah kini semakin memanas akibat perang antara Amerika Serikat dan Inggris melawan Houthi Yaman.
Perang tersebut terjadi akibat Houthi menguasai sebagian besar wilayah Yaman dan mengatakan mereka mendukung sekutunya, Hamas, dengan menargetkan kapal-kapal yang menuju ke Israel.
Baca Juga: Pimpinan Houthi Yaman: Kami Tidak Mengusik Lalu Lintas Navigasi Maritim di Laut Merah
Akibat dari serangan di Laut Merah, Amerika Serikat dengan sekutunya Inggris membalas serangan ke pihak Houthi di Yaman.
Kelompok bersenjata Houthi Yaman mengatakan akan terus melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah meskipun ada sebutan teroris dari Amerika Serikat (AS).
Houthi tidak akan menghentikan serangan mereka ke kapal yang terkait dengan Israel yang melintas di Laut Merah dan Laut Arab.
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!