Pemembahasan lebih lanjut rencana tersebut dengan Israel dan Palestina akan dilakukan baru-baru ini.
"Ada sejumlah langkah yang harus dilakukan untuk membuka kembali fasilitas diplomatik mana pun. Seperti yang Anda ketahui, ada beberapa yang harus kami katakan sensitivitas unik terhadap fasilitas khusus ini," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price, dikutip dari JPNN.com, Senin (6/6/2022).
Dia menambahkan pembicaraan dengan Palestina dan Israel ini dilakukan dengan sangat hati-hati.
"Kami sedang mengerjakan isu ini dengan mitra Palestina dan Israel kami," jelas Price.
Sementara, pejabat AS dan Palestina yang tidak disebutkan namanya, melaporkan sebagai pengganti pembukaan kembali fasilitas, Washington berencana untuk menunjuk diplomat tinggi Departemen Luar Negeri saat ini untuk wilayah tersebut.
Artikel Terkait
Gedung Putih Lockdown! Penembakan Misterius Usai Konvoi Wapres JD Vance Melintas
Iran vs AS Baku Tembak di Selat Hormuz: 6 Kapal Militer Hancur, Trump Beri Perintah Evakuasi
Rudal Hoot Iran: Senjata Bawah Laut 200 Kg yang Bikin Kapal Musuh Hancur Sekejap
Blokade AS Gagal Total? Iran Buka Suara soal Skenario Perang di Selat Hormuz