Amerika sendiri telah menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dengan Papua Nugini tahun lalu.
Perjanjian tersebut dibuat di tengah persaingan pengaruh di wilayah tersebut dengan Tiongkok, yang memiliki perjanjian keamanan dengan negara tetangganya yaitu Kepulauan Solomon.
Wang Yi selaku Menteri Luar Negeri Tiongkok bertemu dengan Marape di ibu kota Port Moresby pada hari Minggu untuk membangun hubungan ekonomi yang lebih erat.
Sementara itu Anthony Albanese selaku Perdana Menteri Australia tiba minggu ini untuk memperingati sejarah Perang Dunia Kedua.
Para sejarawan mengatakan Papua Nugini sangat penting bagi upaya Amerika Serikat melintasi Pasifik untuk membebaskan Filipina dalam Perang Dunia Kedua.
Sementara Australia mengatakan sejarah masa perang menunjukkan pentingnya strategis baru bagi negara tetangganya di utara, meskipun dampak perang masih sensitif di kalangan penduduk Kepulauan Pasifik. []
Artikel Terkait
Misteri 4 Hari Netanyahu: Benarkah PM Israel Tewas Pasca Serangan Iran?
AS Menyesal Abaikan Tawaran Rahasia Zelensky: Teknologi Anti-Drone Ukraina yang Bisa Hentikan Iran
Israel Dihujani 150+ Roket Hizbullah: Serangan Terkoordinasi dengan Iran Picu Eksodus Massal
Skandal Uskup San Diego: Dana Gereja Raib untuk Rumah Bordil, Diberhentikan Paus!