Dia menyebut hal itu sebagai sikap yang baik. Trump mengatakan Biden sangat ramah dalam perbincangan lewat telepon itu.
Menurut Trump, dia sebenarnya sudah menyiapkan pidato yang sangat tegas mengenai korupsi dan bobroknya pemerintahan AS.
Namun, pidato itu tak jadi disampaikannya setelah percobaan pembunuhan itu.
“Saya ingin menyatukan negara ini, tetapi saya tidak tahu apakah itu mungkin. Orang-orang sangat terpecah belah.”
Telinga Trump diperban
Trump terlihat menggunakan perban besar pada telinganya saat menghadiri konvensi Partai Republik di Milwaukee pada hari Senin.
Saat berjalan menuju kursinya, dia melambaikan dan mengepalkan tangan ke arah kerumunan orang.
Dia menyalami beberapa orang, termasuk J.D. Vance yang menjadi calon pendampingnya dalam pilpres mendatang.
Ketika Trump diperlihatkan di layar, lagu “God Bless the USA” dikumandangkan. Menjelang penghabisan lagu itu, kerumuman berteriak, “Lawan! Lawan! Lawan!”
Dalam acara itu istri Trump, Melania; putri tertua Trump, Ivanka; dan putra termuda Trump, Barron; tidak hadir.
Adapun Donald Trump Jr., Eric Trump, dan Tiffany Trump duduk di dekat ayah mereka.
Trump tidak menyampaikan pidato dalam acara itu. Sebelumnya, dia sudah resmi dinyatakan menjadi bakal calon presiden dari Partai Demokrat.
Sebanyak lebih dari 1.200 perwakilan partai itu memilih Trump saat pemungutan suara.
Beberapa saat sebelum pemungutan, Trump melalui media sosial miliknya, Truth Social, mengumumkan menggandeng Vance sebagai pasangannya.
Sumber: tribunnews
Artikel Terkait
Joe Biden Meninggal 2019? Fakta Mengejutkan di Balik Klaim Epstein Files
Lavrov Bongkar Satanisme Elite Barat: Inikah Wajah Asli Deep State yang Terungkap dari Dokumen Epstein?
Dokumen Rahasia Terungkap: Surat Kematian Jeffrey Epstein Terbit SEBELUM Ia Ditemukan Tewas!
Misteri Wajah di Uang $20: Benarkah Jeffrey Epstein Adalah Reinkarnasi Andrew Jackson?