“Salah satu tujuan Israel di Gaza adalah untuk menghancurkan Hamas sebagai sebuah gerakan,” ungkap Khouri mengatakan kepada Al Jazeera, tetapi karena ini terbukti “sangat sulit”, mereka malah berkata, “Baiklah, kita perlu membunuh semua pemimpinnya.”
“Pembunuhan Haniyeh di Iran mungkin merupakan bagian dari proses itu,” papar dia.
Khouri mencatat pembunuhan terhadap para pemimpin kelompok seperti Hamas dan Hizbullah telah lama menjadi strategi Israel, tetapi dia mengatakan hal itu tidak terbukti berhasil, karena pembunuhan-pembunuhan sebelumnya menyebabkan meningkatnya dukungan publik terhadap gerakan-gerakan tersebut.
Berbicara mengenai peristiwa-peristiwa pada tanggal 7 Oktober, Khouri mencatat, "Tidak jelas apakah sayap politik yang dipimpin Haniyeh mengetahui serangan yang dilakukan oleh sayap militer."
"Kami mendengar orang-orang mengatakan mereka mengetahuinya, orang lain mengatakan mereka tidak mengetahuinya, dan kita baru akan mengetahuinya ketika buku-buku sejarah ditulis," pungkas dia
Sumber: sindonews
Artikel Terkait
Netanyahu Buka Suara: Perang dengan Iran Belum Usai, Masih Ada Pekerjaan Rumah yang Nggak Selesai-Selesai
Israel Bangun Pangkalan Militer Rahasia di Gurun Irak untuk Serang Iran, AS Tahu tapi Irak Tak Diizinkan Tahu
Dokumen FBI Bocor: Makhluk 4 Kaki Keluar dari UFO, Ini Bukti Mengerikannya!
Kisah di Balik 4 Anak Elon Musk: Mantan Dewan OpenAI Bongkar Rahasia Donasi Sperma & Gugatan Besar