“Salah satu tujuan Israel di Gaza adalah untuk menghancurkan Hamas sebagai sebuah gerakan,” ungkap Khouri mengatakan kepada Al Jazeera, tetapi karena ini terbukti “sangat sulit”, mereka malah berkata, “Baiklah, kita perlu membunuh semua pemimpinnya.”
“Pembunuhan Haniyeh di Iran mungkin merupakan bagian dari proses itu,” papar dia.
Khouri mencatat pembunuhan terhadap para pemimpin kelompok seperti Hamas dan Hizbullah telah lama menjadi strategi Israel, tetapi dia mengatakan hal itu tidak terbukti berhasil, karena pembunuhan-pembunuhan sebelumnya menyebabkan meningkatnya dukungan publik terhadap gerakan-gerakan tersebut.
Berbicara mengenai peristiwa-peristiwa pada tanggal 7 Oktober, Khouri mencatat, "Tidak jelas apakah sayap politik yang dipimpin Haniyeh mengetahui serangan yang dilakukan oleh sayap militer."
"Kami mendengar orang-orang mengatakan mereka mengetahuinya, orang lain mengatakan mereka tidak mengetahuinya, dan kita baru akan mengetahuinya ketika buku-buku sejarah ditulis," pungkas dia
Sumber: sindonews
Artikel Terkait
Israel Hapus 2 Nama Kunci Iran dari Daftar Buruan: Peran Rahasia Pakistan Terungkap
Iran Klaim Tembak Jatuh F-18 AS Senilai Rp1 Triliun: Video Detik-Detik Serangan dan Gelombang Rudal Poros Perlawanan
5 Syarat Iran Akhiri Perang: Tolak Gencatan Senjata AS, Ini Tuntutan yang Bikin Dunia Tegang
USS Gerald Ford Ditarik dari Iran: Kelemahan Fatal Kapal Induk Termahal AS Terbongkar!