Menteri Pertahanan Turki, Hulusi Akar, menyatakan, Ankara, Kiev, Moskow dan PBB sedang mendiskusikan cara untuk membersihkan ranjau yang mengapung di pelabuhan Odessa Ukraina. Termasuk ranjau yang ada di tempat lain, di sepanjang garis pantai Ukraina.
Sejumlah isu lain yang sedang dibahas antara lain, siapa yang akan membersihkan ranjau, dan siapa yang akan menjaga koridor pelayaran yang aman jika kesepakatan dibuat oleh empat pihak tersebut. Turki memainkan peran utama dalam mekanisme pengamatan.
Pengiriman gandum dan biji-bijian melibatkan kapal tanker pengawal angkatan laut Turki yang meninggalkan Ukraina, dan menuju Selat Bosphorus menuju pasar internasional.
"Kami sedang berupaya untuk menyelesaikan ini sesegera mungkin. Banyak kemajuan telah dibuat dalam masalah ini," ujar Akar, dilansir Middle East Monitor, Rabu (8/6/2022).
Artikel Terkait
Jerman Kembali Jadi Raksasa Militer Eropa: Strategi Rahasia & Target 260.000 Pasukan yang Bikin Rusia Waswas
Tragis! 21 Tewas dalam Tabrakan Maut Kereta Cepat Spanyol, Diduga Akibat Anjlok di Adamuz
Mengungkap Dampak Tersembunyi Perang Gaza: Lonjakan 40% PTSD & Gelombang Bunuh Diri di Militer Israel
Wanita Turki Ini Klaim Putri Donald Trump! Minta Tes DNA, Ini Bukti dan Kisahnya