"Jelas penghinaan terhadap presiden, jelas menghina terhadap salah satu agama," kata Ruhut Sitompul saat dihubungi JPNN.com, Selasa (14/6/2022) malam.
Menurut Ruhut, presiden merupakan salah satu pimpinan tertinggi di Indonesia, sehingga Roy Suryo seharusnya menghormatinya. "Kita negara hukum, hal yang seperti ini kita harus hati-hari. Apalagi presiden itu salah satu pimpinan lembaga tinggi di negara kita," ujar Ruhut.
Perihal stupa, lanjut dia, merupakan simbol keagamaan. "Candi Borobudur itu tempat yang sangat sejuk bagi salah satu agama yang ada di Indonesia yaitu agama Buddha," kata Ruhut.
Eks Politikus Partai Demokrat itu pun menyerahkan sepenuhnya unggahan Roy dengan proses hukum yang berlaku.
"Kalau ini tidak kita hormati, kita mau apalagi. Karena itu, biarlah proses hukum yang dilakukan," pungkas Ruhut Sitompul.
Artikel Terkait
Pertumbuhan 5,61% Justru Memiskinkan? Ekonom Ungkap Fakta Pahit di Balik Data Ekonomi Indonesia
Demo DJP Sumut: Buruh Bongkar Skandal Perusahaan Fiktif & Dugaan Intimidasi Whistleblower Berani Tolak Suap Rp25 M
Brigpol Arya Gugur Ditembak Saat Cegah Curanmor! Rekaman CCTV Ungkap Detik-Detik Mencekam
Jakmania Wajib Baca! Alumni MBFA Bongkar Fakta di Balik Nasib Persija yang Kian Terpinggirkan